Pasulukan

Ikon

for Indonesian Culture

Salawat: Barkat untuk âlu Ibrahim

Sebenarnya salawat yang lengkap adalah seperti yang terdapat dalam tahiyat, yaitu “Allâh-umma shallî ‘alâ Muhammad-in wa ‘alâ âli Muhammad, kamâ shallay-ta ‘alâ Ibrâhîm-a wa ‘alâ âli Ibrâhim, wabârik ‘alâ Muhammad-in wa ‘alâ âli Muhammad kamâ bârak-ta ‘alâ Ibrâhîm-a wa ‘alâ âli Ibrâhîm”.

Salawat sebenarnya berhubungan dengan Ibrahim, karena Tuhan mengikat perjanjian dengannya yang antara lain dilambangkan di dalam khitan. Tuhan menjanjikan barkah kepada siapa saja yang memberkati Ibrahim dan âlu Ibrahim. Termasuk dalam âlu Ibrahim adalah Ishak dengan keturunannya dari satu jurusan. Ya’qub, sebagai keturunan Ishak yang bergelar Isra’il dan menjadi bapak dari bangsa Yahudi inilah yang kita doakan. Dalam wa ‘alâ âli Ibrâhîm, kita juga mendoakan orang-orang Yahudi, tetapi Yahudi bukan dalam arti agama melainkan dalam arti Bani Israil, terutama para nabinya.

Nabi Muhammad sendiri adalah keturunan Nabi Ibrahim, meskipun dari jurusan Hajar yang oleh orang Yahudi dianggap sebagai anak tidak sah karena lahir dari seorang ibu yang budak. Pendapat yang demikian didasarkan pada konsep kemanusiaan mereka yang sombong. Padahal semua manusia sama; masalah budak atau tidak budak sebenarnya hanya masalah budaya. Dan al-Qur’an tidak mengenal pembedaan manusia dari budak atau tidak. Islam malah yang pertama mengajarkan bahwa anak budak yang diperoleh dari tuannya adalah manusia merdeka. Islam tidak mengenal perbedaan intrinsik pada manusia hanya karena dilahirkan oleh suatu lingkungan budaya tertentu. Berdasarkan hal ini maka termasuk dalam âlu Ibrahim dari jurusan yang lain adalah Isma’il, yang keturunannya sampai kepada Nabi Muhammad.

Âlu Muhammad dengan sendirinya adalah keluarga Nabi. Di sini Syiah mempunyai poin tersendiri karena mengaku sebagai penganut imam-imam yang merupakan keturunan Nabi. Tetapi kalau kembali kepada al-Qur’an, ketika terjadi perjanjian dengan Ibrahim, “Ia berfirman, ‘Akan Kujadikan engkau seorang Imam umat manusia.’ Ia (Ibrahim) bermohon, ‘Dan juga (Imam-imam) dari keturunanku?’ Ia berfirman, ‘Janji-Ku tak berlakubagi orang yang zalim,” (Q. 2: 124). Di sini seolah Ibrahim meminta jaminan bahwa keturunannya juga menjadi pemimpin umat manusia. Tetapi Tuhan menegaskan bahwa perjanjian itu tidak berlaku bagi anak keturunannya yang zalim.

Di dalam al-Qur’an terdapat ungkapan bahwa perlambang dari orang beriman adalah istri Firaun dan Maryam. Istri Firaun dijadikan lambang karena sebagai orang yang hidup dalam lingkungan yang begitu bengis tetapi dia mampu mempertahankan imannya dengan jalan merahasiakan. Dan Maryam dijadikan sebagai lambang karena dia merupakan lambang dari perempuan yang suci. Di dalam al-Qur’an juga terdapat lambang orang kafir yang juga dua orang dan perempuan, yaitu istri Luth dan Istri Nuh. Ini membuktikan bahwa meskipun keluarga Nabi sendiri tetapi tidak ada jaminan bahwa dia menjadi orang baik. Maka terutama dalam mazhab Sunni mengatakan, meskipun keturunan Ibrahim tetapi banyak yang durhaka dan dikutuk Tuhan, seperti Bani Israil.

Secara analogi, maka keturunan Nabi Muahammad juga ada yang menyeleweng. Oleh karena itu, doa “wa ‘alâ âli Muhammad” dengan sendirinya–âlu dalam pengertian keimanan dan bukan fisik atau jasmani–kita semua akan mendapat barkah. Tetapi persoalannya, apakah barkah itu akan menghasilkan syafaat atau tidak, ini yang kontroversial. Menurut NU bahwa menghasilkan syafaat, tetapi menurut Muhammadiyah tidak.

Studi Islam

Filed under: Agama, Renungan, ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender Posting

April 2011
M S S R K J S
« Okt   Mei »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Pengunjung

  • 116,253 Orang

Arsip

Sabda Guru

Sabda Guru

Sabda Guru

%d blogger menyukai ini: