Pasulukan

Ikon

for Indonesian Culture

Dunia Mengajarkan Tuhan

Islam adalah agama yang realistis. Secara leksikal, kata “Islam” sendiri berarti tunduk, patuh, menerima. Ini menunjukkan bahwa syarat pertama menjadi seorang Muslim adalah menerima realitas dan kebenaran. Islam menolak setiap sikap keras kepala, prasangka, taklid buta, berat sebelah dan egoisme. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Filed under: Renungan

Allah menurut Spinoza dan Hegel

Blasius Baene

Pendahuluan

Salah satu bidang penjelajahan metafisika (ontologi) adalah pengembaraan terhadap akal budi manusia untuk mencari dasar-dasar realitas. Pencarian terhadap dasar-dasar realitas tersebut dapat dijumpai dalam suatu pemahaman yang rasional dengan menggambarkan Ada sebagai realitas murni. Pemahaman terhadap Ada dalam metafisika teologi, bukan suatu ada sebagaimana kita jumpai dalam pengalaman hidup kita sehari-hari. Misalnya: ada dua pulpen, ada orang yang lewat di depan rumah, atau ada empat ekor anak anjing yang baru lahir, dan lain sebagainya. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Renungan

Imperialisme Budaya; Posmo Kolonialisme Imperialisme

oleh : Itempoeti

imperialisme

Bangsa yang hidup di Bhumi Nuswantara ini adalah bangsa yang besar. Itu dulu, tatkala masih ada nama-nama besar Sriwijaya, Pajajaran, Ternate, Gowa, Kutai dan Majapahit. Tapi kini, ratusan tahun kemudian, setelah nama-nama tersebut tinggal hanya menjadi torehan tinta emas sejarah, bangsa yang sudah menyatu dan berganti nama menjadi Indonesia ini malah mencapai titik nadir terendahnya. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Kebudayaan

Perang Kebudayaan

Oleh : Kopral Cepot

Pertanyaan yang menggelitik di sodorkan oleh Kang Usup “Apakah Korea Bagi Indonesia : Sebuah Ancaman ?” secara spontan saya memberikan komentar diantaranya : …. Apa yang dilakukan korea juga negara2 lainnya adalah bentuk “Serangan Budaya” dengan senjata fashion, film, fun, dll yang berujung pada “imperialisme kebudayaan” jd secara tak sadar kita telah masuk pada episode perang dunia ke-tiga yaitu perang budaya..  Baca entri selengkapnya »

Filed under: Kebudayaan

Televisi dan Paradigma Kekerasan


oleh : Nanang Wijaya
(Pengamat Sosial Budaya dan Staff Pengajar FISIP UNTAD)

“Kekerasan pada akhirnya menjadi sebuah budaya (budaya kekerasan), sebuah cara hidup (way of Life), sebuah gaya hidup (life style) sebuah cara masyarakat kita memberi makna pada kehidupannya…………” (Yasraf Amir Piliang ; Sebuah Dunia Yang Dilipat ; 2001) Baca entri selengkapnya »

Filed under: Renungan

Katakanlah; “Dialah Allah yang Berkepribadian”

Pasulukan Loka Gandasasmita
“Widaksana Natasasmita”
Bijaksana dan Waspada dalam Melihat Permaslahan


Katakanlah; “Dialah Allah yang Berkepribadian”

Oleh : Ahmad Baihaqi

windows_7_islamic_wallpaper_by_islamicwallpersAllah mengejawantah di dunia melalui pribadi-pribadi. Ahad, adalah satu bukti bahwa kesatuan pribadi dengan Allah adalah sebuah pertanda bahwa istilah manusia pada hakekatnya adalah keterbatasannya sendiri akan kesadaran pengejawantahan Allah di dunia. Manusia muncul karena Allah telah terbatasi dalam pandangannya sendiri. Maha luas Allah menjadi terbatas oleh manusia. Pandangan manusia yang terbatas adalah Allah sendiri yang telah dibatasi, maka muncullah istilah manusia. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Renungan

Kategori

Kalender Posting

Oktober 2010
M S S R K J S
« Sep   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengunjung

  • 127,245 Orang

Arsip

Sabda Guru

Sabda Guru

Sabda Guru