Pasulukan

Ikon

for Indonesian Culture

Pulang …

Pasulukan Loka Gandasasmita

“Widaksana Natasasmita”
Bijaksana dan Waspada dalam Melihat Permasalahan

Pulang …

Pulang, ketika mendengar kata “Pulang” yang terlintas dibenak saya adalah kembali kesuatu tempat yang sangat nyaman, tempat untuk memupuskan segala gundah gulana, tempat untuk melerai segala lelah, tempat dimana saya bisa menemukan semua yang saya butuhkan dalam hidup saya, tempat bersemayam kasih sayang, tempat beristirahat yang sangat tenang :) iya PULANG, siapa yang tak ingin pulang? anak kos pengen pulang, anak rantau pengen pulang, dan saya ingin pulang…

Jika pulang kerumah dunia begitu indahnya, maka hati kecil saya bertanya tanya, mengapa pulang kerumah ALLAH begitu menakutkan bagi sebagian orang, dan bagi saya juga tentunya, padahal kepulangan kerumah ALLAH sudah pasti terjadi, suka gak suka pasti pulang, harusnya begitu menyenangkan karena dengan pulang saya akan bertemu dengan pemilik napas saya, pasti INDAH … contoh aja deh ketika saya sedang sibuk kerja tiba tiba bos saya bilang “De, pulang gih istirahat” duh bukan main senengnya saya, waktu sekolah dulu begitu bel pulang berbunyi, seneng banget, lepas dari kesumpekan :) iya kan? lalu kenapa ketika terpikir bahwa ALLAH yang akan meminta saya pulang, bulu kuduk saya langsung berdiri, TAKUT !!

Mungkin bukan pulangnya yang menakutkan tapi karena ketika saya pulang saya tahu bahwa saya akan dihisab, seperti Ayah saya yang sibuk menanyakan apa yang saya lakukan ketika berada diluar rumah? kemana saja saya pergi selama jauh dari rumah? sudah makan apa saja? pergi sama siapa saja? :) kalau saya melakukan yang baik baik, pasti Ayah saya akan sangat bahagia, bahwa selama diluar rumah saya menolong pemulung mencari makan, bahwa saya tadi melangkahkan kaki saya untuk ke masjid taklim, ke lembaga lembaga menuntut ilmu, bahwa saya tidak melakukan hal hal yang Ayah saya larang, pasti saya gak takut pulang dong, malah pengen cepet pulang, ketemu Ayah dan bisa duduk diteras dengan taman yang indah sambil berceloteh tentang hal hal yang indah yang saya lakukan :) kan gitu yah? :)

Sekarang bayangkan ketika saya pulang menghadap ALLAH, apakah saat ALLAH memanggil saya pulang saya sedang mengejar dunia atau ketika panggilan pulang itu datang saya sedang mengejar akhirat…

Harusnya saya menyadari bahwa jadwal kepulangan saya sudah diatur oleh ALLAH, kapan dan dimana saya akan dipanggil pulang, hanya tidak diberitahu ke saya kapan dan dimananya, karena kalau dikasih tahu nanti saya kaget, dan ALLAH maha menunjukan kebesaranNYA dengan menjadikan jadwal kepulangan manusia sebagai misteri, agar manusia menyadari bahwa ALLAH maha besar, saya hanya diberi tahu bahwa saya pasti pulang namun kapan dan dengan kendaraan apa saya pulang dirahasiakan oleh ALLAH.

Kapan berangkatnya saya memang tidak tahu karena jadwal kepulangan saya hanya ALLAH yang tahu, dan untuk kepulangan ini ALLAH memberi saya open ticket, iya open ticket itu bernama WAKTU, dan ini one way ticket loh bukan return ticket :) jadi waktu ini yang harus saya manfaatkan dengan cerdas, jangan mau jadi manusia yang bodoh dan mudah dibisikin setan hingga menjadi hamba setan untuk mengisi waktu dengan maksiat atau mau jadi hamba ALLAH, waktu kita mungkin gak lama lagi…

Kebayang gak kalau saya dipangil pulang saat saya lagi pacaran, Ayah saya aja pasti ngamuk apalagi ALLAH [duh contohnya kenapa musti itu sih De … hehehe] kan pacaran yang paling mendominasi akumulasi dosa dosa anak muda, setan penuh di ruang hati yang sedang dimabuk cinta loh !! curcol De :P

Kembali ke soal ticket tadi, ketika jadwal itu menjadi misteri, yang bisa saya lakukan adalah mengumpulkan bekal sebanyak banyaknya, agar saya dapat pulang dengan kendaraan ber AC, mendapat window seat, mendapat tempat duduk dikelas executive yang lega dan gak umpel umpelan, dengan ditemani oleh lelaki terganteng pula, lelaki berwangi surga :) siapa yang gak mau pulang dengan cara begini, begitu sampai disana saya akan disambut oleh para ahli surga karena mereka menunggu saya, saya bisa masuk dari pintu mana saja saya mau … dan bertemu dengan ALLAH, Dzat pemilik segala ke-agungan. Subhanallah :) sungguh tempat istirahat yang sangat indah yah.

Iya, sekarang ALLAH masih memberi kita waktu kan? JANGAN sia sia kan. Perbaiki diri, jalankan perintah ALLAH dan jauhi laranganNYA, tugas kita hanya ini sebagai hamba, apa ada yang lain? “jika ada yang lain beritahu saya” ketika ALLAH menyuruh kita shalat, zakat, sedekah, ikhlas, sabar, puasa, baca dan pahami AlQuran, jalankan. Ketika ALLAH melarang kita mendekati zina, bergibah, iri hati, dengki, marah dan melukai hati hamba hamba yang lain yah jangan lakukan dong.

Intinya bagaimana mengisi waktu yang mungkin tidak lama lagi ini, ingat selalu apakah perbuatan saya ini perbuatan yang ALLAH perintahkan atau yang dilarangNYA … iya hanya perlu bertanya pada hati nurani, satu bagian bernama qolbu ini tidak pernah bohong, salah ya salah benar ya benar :)

Dan kini saya tahu bahwa ada satu yang tak akan pernah kembali, yaitu WAKTU !!

Filed under: Renungan

One Response

  1. azkaazzahra mengatakan:

    so, jangan pernah sia-siakan waktu.
    salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender Posting

September 2010
M S S R K J S
« Agu   Okt »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Pengunjung

  • 116,242 Orang

Arsip

Sabda Guru

Sabda Guru

Sabda Guru

%d blogger menyukai ini: