Pasulukan

Ikon

for Indonesian Culture

Munajat-Munajat Mursyid kami

Pasulukan Loka Gandasasmita

“Widaksana Natasasmita”
Bijaksana dan waspada dalam melihat permasalahan

Munajat-Munajat Mursyid kami Imam Ali Zainal Abidin

Munajat  Orang  yang  mengadu

(1) Tuhanku
Kuadukan pada-Mu diri yang memerintahkan kejelekan
yang bergegas melakukan kesalahan
yang tenggelam dalam maksiat pada-Mu
yang menentang kemurkaan-Mu
yang membawaku pada jalan kebinasaan
yang menjadikan aku orang celaka yang terhina, yang banyak noda, yang berangan hampa
Bila diriku ditimpa bencana, ia berkeluh kesah
Kala untung diraih, bakhil bertambah cenderung pada mainan dan hiburan
dipenuhi kealpaan dan kelalaian, mendorongku pada dosa, menghalangiku untuk bertaubat

(2) Ilahi
Kuadukan pada-Mu musuh yang menyesatkanku
setan yang menggelincirkanku
ia sudah memenuhi dadaku dengan keraguan
godaannya telah menyesakkan hatiku
sehingga hawa nafsu menopangku
ia hiaskan bagiku cinta dunia
ia menghalangiku untuk taat dan taqarrub

(3) Ilahi
Kuadukan pada-Mu
hati yang keras dengan guncangan was-was
yang tertutup noda dan kekufuran
mata yang beku untuk menangis karena takut pada-Mu
tetapi cair untuk kesenangan dirinya

(4) Ilahi
Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan kuasa-Mu
Tiada keselamatan bagiku dari bencana dunia kecuali dengan penjagaan-Mu
Aku bermohon pada-Mu
dengan keindaban hikmah-Mu
dengan pelaksanaan kehendak-Mu
Jangan biarkan daku mencari karunia selain-Mu
Jangan jadikan daku sasaran cobaan
Jadilah Engkau Pembelaku melawan musuhku
Penutup cela dan aibku
Pelindung dari bencana
Penjaga dari durhaka dengan kasih dan sayang-Mu
Wahai Yang Maha Pengasih dari segala yang mengasihi

Munajat ini adalah munajat Imam Ali Zainal Abidin (sa), cucu Rasulullah saw.
(As-Shahifah As-Sajjadiyah, Munajat ke 2: 283)

Munajat Para Pengharap

Wahai Zat yang bila hamba-Nya meminta la memberi
yang bila ia memohonkan apa yang di sisi-Nya
Dia menyampaikan keinginan-Nya
yang bila ia datang kepada-Nya
Dia menghampirinya dan mendekatinya
yang bila is menampakkan durhaka-Nya
Dia menutup dan membungkus dosanya
yang bila ia bersandar pada-Nya
Dia mencukup keperluannya

Ilahi
Siapa gerangan yang datang mencari sambutan-Mu tidak Kausambut
Siapa gerangan yang beristirahat pada pintu-Mu mengharapkan
panggilan-Mu tidak Kauterima
Apakah sebaiknya aku kembali dari pintu-Mu dengan tangan hampa
Padahal tidak kuketahui selain-Mu ada Mawla yang berhati mulia

Apakah mungkin aku mencari selain-Mu
Kebaikan seluruhnya di tangan-Mu
Apakah mungkin aku mengharapkan selain-Mu
Ciptaan yang fisik dan yang non-fisik milik-Mu
Apakah mungkin aku berputus asa dari-Mu
Apakah Engkau akan memberiku karunia-Mu yang tidak kuminta
yang sepertiku
Aku berpegang teguh pads tali-Mu

Wahai
yang karena rahmat-Nya beruntung orang-orang yang berharap
yang karena nikmat-Nya tidak sia-sia orang-orang yang memohon ampunan
Mana mungkin aku melupakan-Mu
padahal tidak henti-hentinya Engkau kenanganku
Mana mungkin aku melalaikan-Mu
padahal Engkau selalu menyertaiku

Ilahi
di bawah kemurahan-Mu aku tadahkan tanganku
untuk menggapai anugerah-Mu aku ulurkan keinginanku
Murnikan aku dengan kemurnian tawhid-Mu
Jadikan aku yang terpilih dari hamba-Mu

Wahai Zat yang kepada-Nya berlari setiap pencari perlindungan
dan kepada-Nya pencari karunia berharap
Wahai sebaik-baiknya Yang Diharap
Wahai semulia-mulianya Yang Diseru
Wahai Zat Yang tidak menolak pemohon
tidak mengusir pendamba

Wahai Yang pintu-Nya terbuka bagi penyeru-Nya
Yang hijab-Nya terangkat dari pengharap-Nya
Aku bermohon dengan kemurahan-Mu
Karuniakan padaku anugerah-Mu yang membahagiakan hatiku
Karuniakan padaku anugerah-Mu yang menenteramkan jiwaku
Berikan padaku keyakinan
yang meringankan segala musibat dunia
dan tersingkap dari mata hatiku tirai kebutaan
dengan rahmat-Mu
Wahai Yang Maha Pengasih dari segala yang mengasihi

Munajat  Para Pendamba

Tuhanku
bila bekalku sedikit ketika berjalan menuju-Mu
sangkaku baik karena bersandar pada-Mu
bila dosaku mengancamku dengan siksa-Mu
harapku menenteramkanku dari bencana-Mu
bila kejahatanku mendorongku pada azab-Mu
kepercayaan akan pahala-Mu telah membebaskanku
bila kelalaian telah menidurkanku
dari persiapan bertemu dengan-Mu
pengenalan akan kemurahan-Mu dan nikmat-Mu telah menyadarkanku
bila maksiat dan kedurhakaan memisahkan aku dari-Mu
kabar ampunan dan keridaan telah mendekatkanku
Aku bermohon pada-Mu
– dengan kesucian wajah-Mu dan cahaya kudus-Mu
Aku meminta pada-Mu
– dengan limpahan rahmat-Mu dan karunia kebajikan-Mu

Benarkan sangkaku tentang kedambaan mendapat anugerah-Mu
dan keindahan pemberianmu
karena dekat dengan-Mu, taqarrub pada-Mu
bersenang-senang memandang-Mu

Inilah aku bersimpuh menunggu hadiah kasih sayang-Mu
memohonkan lindungan kemurahan dan kebaikan-Mu
berlari dari murka-Mu menuju rida-Mu
melarikan diri pada-Mu
mengharap yang terbaik dari sisi-Mu
menggantungkan diri pada anugerah-Mu
memerlukan penjaga-Mu

Ilahi
Karunia-Mu yang telah Kauserahkan, sempurnakanlah
kebaikan-Mu yang telah Kauberikan, jangan Kaugagalkan
Apa yang telah Kaututup dari diriku dengan santunan-Mu
jangan Kau ungkapkan
Apa yang Kauketahui dari amalku yang buruk ampunkanlah

I lahi
Aku memohon pertolongan pada-Mu dengan diri-Mu
Aku memohon perlindungan pada-Mu dengan diri-Mu
Kini aku menemui-Mu
berhasrat besar akan kebaikan-Mu
mendambakan pemberian-Mu
memohon curahan hujan anugerah-Mu
meminta siraman dari awan karunia-Mu
mencari keridaan-Mu
menuju kemuliaan-Mu
merintis jalan menuju bantuan-Mu
mengharap ketinggian kebaikan-Mu
mendatangi hasrat keindahan-Mu
menginginkan wajah-Mu
mengetuk pintu-Mu
merendahkan diri karena kebesaran dan keagungan-Mu

Lakukanlah padaku yang layak bagiku berupa
maghfirah dan rahmah
Jangan lakukan padaku yang layak bagiku berupa
azab dan niqmah (siksaan)
dengan rahmat-Mu
Wahai Yang Maha Pengasih dari segala yang mengasihi

Munajat ini adalah munajat ke 5 dari l5 munajat Imam Ali Zainal Abidin (sa), salah seorang cucu Rasulullah saw. (kitab Mafatihul Jinan, kunci-kunci surga)

Munajat orang yang berkekurangan

(1) Ilahi
Lukaku tak kan tersembuhkan kecuali dengan karunia dan kasih-Mu
Kefakiranku tak kan terkayakan kecuali dengan cinta dan kebaikan-Mu
Ketakutanku tak kan tertenangkan kecuali dengan kepercayaan-Mu
Keinginanku tak kan terpenuhi kecuali dengan anugerah-Mu
Keperluanku tak kan tertutupi kecuali dengan karunia-Mu
Kebutuhanku tak kan tercapai oleh selain-Mu
Kesulitanku tak kan teratasi kecuali dengan rahmat-Mu
Kesengsaraanku tak kan terhilangkan kecuali dengan kasih-Mu
Kehausanku tak kan terpuaskan kecuali dengan pertemuan-Mu
Kerinduanku tak kan teredakan kecuali dengan perjumpaan-Mu
Kedambaanku tak kan terpenuhi kecuali dengan memandang wajah-Mu
Ketenteramanku tak kan tenang kecuali dengan mendekati-Mu
Deritaku dapat ditolak hanya dengan karunia-Mu
Penyakitku dapat disembuhkan hanya dengan obat-Mu
Dukaku dapat dihilangkan hanya dengan kedekatan-Mu
Lukaku dapat ditutupi hanya dengan ampunan-Mu
Noda hatiku dapat dikikis hanya dengan maaf-Mu
Waswas dadaku dapat dilenyapkan hanya dengan perintah-Mu

(2) Wahai Akhir Harapan para pengharap
Wahai Puncak Permohonan para pemohon
Wahai Ujung Pencarian para pencari
Wahai Zenit Kedambaan para pendamba
Wahai Kekasih orang-orang yang saleh
Wahai Penentram orang-orang yang takut
Wahai Penyambut Seruan orang-orang yang menderita
Wahai Tabungan orang-orang yang sengsara
Wahai Perbendaharaan orang-orang yang papa
Wahai Perlindungan pars pencari perlindungan
Wahai Pemenuh Hajat fuqara dan masakin
Wahai Yang Paling Pemurah dari segala yang pemurah
Wahai Yang Paling Pengasih dari segala yang mengasihi
Untuk-Mu kerendahanku dan permohonanku
Bagi-Mu penyerahanku dan doaku

Aku mohon pada-Mu,
sampaikan daku pada kesenangan ridha-Mu
kekalkan bagiku kenikmatan pemberian-Mu
Inilah aku – berhenti di pintu kemurahan-Mu
menunggu hadiah kebajikan-Mu
berpegang pada tali-Mu yang kokoh
bergantung pads ikatan-Mu yang perkasa

(3) Ilahi
Sayangilah hamba-Mu yang hina, yang berlidah lemah beramal kurang
Berilah padanya karunia-Mu yang berlimpah
Lindungilah dia di bawah naungan-Mu yang teduh
Wahai Yang pemurah, wahai Yang Mahaindah Ya Arhamar-Rahimin

Munajat ini adalah munajat Imam Ali Zainal Abidin (sa), cucu Rasulullah saw.
(As-Shahifah As-Sajjadiyah, Munajat ke 11: 299)

Filed under: Renungan

One Response

  1. ahmad mengatakan:

    tolong dong ,skalian tafsirannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender Posting

Juli 2010
M S S R K J S
« Jun   Agu »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Pengunjung

  • 116,242 Orang

Arsip

Sabda Guru

Sabda Guru

Sabda Guru

%d blogger menyukai ini: